Pages

Labels

Tampilkan postingan dengan label FAUNA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FAUNA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 November 2012

Lintah, Menjijikan tapi Bermanfaat


  Apakah anda merasa jijik, takut, atau bahkan enggan untuk melihat hewan yang satu ini ???.

  Kalau jawabannya ya, silahkan buang jauh-jauh rasa jijik tersebut karena kali ini saya akan membahas tentang lintah dan manfaatnya. 

  Lintah dan pacet adalah hewan yang tergabung dalam filum Annelida subkelas Hirudinea. Mungkin anda agak susah untuk membedakan antara pacet dengan lintah, pada intinya lintah berhabitat di air sedangkan pacet berhabitat di daun.

  Walaupun termasuk hewan yang dianggap menjijikan, namun hewan satu ini memiliki segudang manfaat dalam dunia kesehatan. Dalam terapi lintah, lintah yang digunakan merupakan Lintah jenis Hirudo Medicinalis yang berasal dari Eropa telah sejak lama dimanfaatkan untuk pengeluaran darah (plebotomi) secara medis.

  Lintah memiliki air liur yang bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi darah dan menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Kandungan air liur lintah antara lain :
§  Hirudin >> mengandung Anti Koagulan (anti pembekuan darah). Berfungsi mengurangi pembentukan pembekuan darah dan melancarkan darah dan mengandung penisilin
§  Nitric Oxide >> Mempercepatkan peredaran darah pada wanita.
§  Histamine >> membesarkan saluran darah dan melancarkan aliran darah
§  Hyaluronidase >> Bahan Bius.

  Ketika lintah menggigit kulit, Lintah memasukkan Air Liur yang bercampur dengan darah. Kemudian membawanya keseluruh tubuh sehingga sirkulasi darah menjadi lancar. 

  Selain dari itu lintah masih memiliki manfaat-manfaat lain yaitu :

1.    Melancarkan/menghilangkan sumbatan dan gumpalan darah yang lama terkoagulasi membentuk plak disaluran arteri.

2.   Mencairkan pembekuan darah di kepala/otak, saraf halus, saraf sensorik, saraf motorik, saraf telinga, dan retina mata.

3.   Mamperbaiki jaringan

4.   Melancarkan suplai oksigen dan nutrisi dalam darah. Akibat dari tidak lancarnya aliran darah dan oksigen maka rasa sakit yang sering dirasa yaitu kesemutan, kaku, baal, panas, dingin, sampai mati rasa.

5.   Menstabilkan Kadar Hormon Serotonin. Dan melancarkan peredaran darah dan oksigen pada jaringan saraf halus dikepala. Termasuk menormalkan penyempitan atau pelebaran pembuluh darah di otak.

6.   Berdasarkan Hasil Riset Medis awal 1990, bahwa terapi lintah dapat menyembuhkan tumor tanpa kemo terapi dan pembedahan.

7.   Selain itu juga dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit antara lain :

§  Tumor/Kanker
§  Diabetes Luka
§  Jantung
§  Flek paru-paru
§  Glukoma
§  Kelenjar Getah Bening
§  Radang Sendi/Anteroklolosis
§  Telinga Berdenging
§  Asam Urat
§  Penyumbatan Darah
§  Haid Tidak Lancar
§  Muka Bejerawat
§  Eksim, Borok
§  Sinusitis
§  Darah Tinggi
§  Varises
§  Kebotakan
§  Celebral Palsi
§  Hepatitis
§  Batuk berdahak, dan sebagainya.

  Mohon maaf saya hanya menampilkan satu gambar, hal tersebut
disengaja agar tidak membuat anda merasa jijik.

Manfaat diatas saya salin dari sini

  

Sabtu, 03 November 2012

Sugar Glider



       Unik, Lucu, Imut,  Begitulah penilaian kebanyakan orang terhadap mahluk mungil yang satu ini. Hewan dengan nama latin Petaurus breviceps  ini memang tengah banyak dipelihara sebagai teman di rumah

     Sugar Glider  adalah sejenis tupai pohon dengan ukuran badan yang relatif kecil dengan ukuran tubuh kira-kira 24-30 cm dengan berat 4-6 ons dan berasal dari belantara Papua, Tasmania Australia, Papua New Guinea. Dan karena tubuh mungilnya itu mereka sering disebut hewan peliharaan dalam saku.

     Sugar Glider memiliki jari-jari kaki yang besar pada kaki belakang yang berfungsi untuk membantu berpegangan lebih kuat pada cabang pohon. Dan memiliki membran yang disebut patagium yang terletak di antara pergelangan tangan dan kaki Sugar glider.

     Dan itu dia yang membuat Sugar Glider memiliki daya tarik "lebih", sebab ketika Sugar Glider membentangkan kaki dan tangannya maka akan tampak seperti sayap yang dapat digunakan untuk melayang.


     
      Sugar glider dewasa setelah berumur sekitar 2 tahun untuk jantan dan untuk betinanya 7 hingga 15 bulan akan melakukan perkembangbiakan sehingga si betina akan hamil selama kurang lebih 14 -16 hari kemudian melahirkan 1 hingga 3 ekor anak.



      Untuk pemeliharaannya tidak terlalu sulit, namun perlu anda ketahui bahwa Sugar Glider merupakan hewan nokturnal sehingga aktif mencari makan di malam hari. dan satu lagi Sugar Glider adalah hewan yang sangat moody dalam hal makanan sebab apabila hari ini dia makan buah pepaya maka belum tentu esoknya dia mau makan buah yang sama. Sehingga sebaiknya ada variasi dalam hal pemberian makanan.



      Walaupun belum terlalu populer di Indonesia, namun akhir-akhir ini sudah menjadi bahan pembicaraan oleh para pecinta binatang dan kini juga sudah banyak kokunitas pecinta hewan tersebut.